Apa yang akan kamu pikirkan saat aku berkata hujan ? "Tetesan air yang jatuh ke bumi - duh, terlalu ilmiah..." "Dingin, pengin peluk - emang ada yang dipeluk selain bantal?" "Mie instan rebus plus telur ekstra cabai rawit - bro, please... " Yaa, mungkin itu beberapa jawaban yang akan muncul saat kata hujan kuucapkan. Tapi, kali ini aku tidak akan berbicara tentang hujan menurut biologi, hujan menurut singleisme , atau hujan menurut barisan pecinta mie instan. Kali ini aku akan berbicara tentang hujan menurut versiku sendiri. https://langit11.wordpress.com
Sama halnya seperti dunia ini yang isinya bukan cuma tentang kamu